Perayaan Waisak Bersama 2568 Buddhis Era Sekolah Atisa Dipamkara dan Sekolah Atisa Dipamkara 1 Tahun 2024 / 2024 年華光敬德學校本校及第一分校分別舉辦衛塞節慶典
2024年06月19日
瀏覽人次: 513
Perayaan Waisak 2568 Buddhis Era di Sekolah Atisa Dipamkara dan Sekolah Atisa Dipamkara 1 pada tahun 2024 berlangsung dengan penuh semangat dan kebahagiaan. Kegiatan ini diselenggarakan sebagai bagian dari upaya memperkuat keyakinan terhadap Buddha Dharma serta melestarikan ajaran luhur Buddha di kalangan civitas akademika.
Dalam perayaan ini, berbagai kegiatan diadakan untuk menyemarakkan suasana Waisak. Murid dan guru turut serta dalam ritual dan meditasi yang dipimpin oleh Acarya Shi Lianfei. Kegiatan lain seperti pelapasan satwa, dan pemandian rupang Pangeran Sidharta turut menjadi bagian dari ritual yang sakral dalam momentum waisak ini. Pertujukan seni sebagai bentuk kreativitas para siswa turut memeriahkan acara. Partisipasi yang antusias dari seluruh komunitas sekolah menunjukkan betapa pentingnya perayaan ini dalam membina dan memperkuat rasa kebersamaan serta keyakinan kepada Hyang Buddha.
Salah satu momen yang paling dinantikan adalah ceramah Dharma yang disampaikan oleh Acarya Shi Lianfei. Dalam ceramahnya, beliau mengisahkan tentang tokoh Buddhis yang sangat dihormati, yaitu Atisa Dipamkara. Atisa Dipamkara adalah seorang Biksu dari India Timur (sekarang Bangladesh) yang melakukan perjalanan ke Kerajaan Sriwijaya pada abad ke-7 Masehi untuk menuntut ilmu. Selama 12 tahun, beliau belajar di bawah bimbingan Guru Dharmakirti hingga mencapai pencerahan sempurna dan menjadi seorang Arahat dengan pengetahuan yang mendalam.
Semangat dan dedikasi Atisa Dipamkara dalam belajar dan mengajarkan Dharma menjadi inspirasi utama bagi penamaan Sekolah Atisa Dipamkara dan Sekolah Atisa Dipamkara 1. Diharapkan, semangat ketekunan dan kebijaksanaan yang ditunjukkan oleh Atisa Dipamkara dapat menjadi teladan bagi para guru dan murid dalam proses pembelajaran. Dengan meneladani tokoh besar ini, sekolah berharap dapat membentuk generasi yang memiliki keyakinan yang teguh dan kebijaksanaan dalam bertindak.
Semoga perayaan Waisak ini menjadi pengingat akan pentingnya menjaga dan melestarikan ajaran Buddha Dharma. Semangat Waisak yang penuh kebahagiaan dan kebersamaan diharapkan dapat terus memotivasi dan menginspirasi seluruh komunitas sekolah dalam perjalanan spiritual mereka. Mari kita terus menguatkan keyakinan dan semangat dalam menggapai pencerahan, sebagaimana yang dicontohkan oleh Atisa Dipamkara.
舉辦這項活動是為了在學術界加強對佛法的信仰,傳承佛陀的崇高教義。
在這次慶祝活動中,呈現了各種活動來活躍衛塞節的氣氛。 師生們在蓮飛上師的帶領下參加了禮儀和禪修。 此外,放生、藝術表演和浴佛等其他各種活動也為活動增添了活力。 全校師生的熱情參與顯示了這項慶祝活動在培養和加強集體意識和精神自信方面的重要性。
最令人期待的時刻之一是蓮飛上師的佛法講座。 他在開示中講述了一位德高望重的佛教人物阿底峽的故事。 阿底峽是來自東印度(今孟加拉)的比丘,在西元 7 世紀時,他前往 古印尼Sriwijaya 王國學習。 他在金州大師門下學習了 12 年,直至大徹大悟,成為一位知識淵博的密行尊者。
阿底峽對學習和傳授佛法的熱情和奉獻精神,是華光敬德學校(印尼文名稱為阿底峽-迪帕姆卡拉學校)的主要典範。 希望阿底峽-迪帕姆卡拉所展現的堅忍不拔的精神和智慧,能成為教師和學生在學習過程中的榜樣。 學校希望以這位偉大人物為榜樣,培養信念堅定、行動睿智的一代新人。
願這次衛塞節慶祝活動能提醒我們維護和保存佛法教義的重要性。 衛塞節的精神充滿了快樂和團結,希望它能繼續激勵和鼓舞全校師生的靈性之旅。 讓我們繼續堅定信念,發揚阿底峽-迪帕姆卡拉(Atisa Dipamkara)的精神,以達到覺悟境界。
